pindah

January 26th, 2008 by resasmail

blog ini dah pindah.

pindahnya ke http://resaadilaksana.com/blog/

daaaa

teman bertambah, hidup bertambah.

September 20th, 2007 by resasmail

dari dulu aku sering dengar kalo mau berubah, luangkan waktu lebih banyak dengan teman yang berbeda dari sekarang.
dan semua sekarang terjadi. aku meluangkan waktu lebih banyak dengan teman2 baru. dan banyak hal2 baru bermunculan.
well, teori yang mudaaaah sekali. mau berubah? ganti teman! tentu aja bukan maksudnya membuang teman lama, tapi coba keluar dari pengaruh teman lama dengan meluangkan waktu lebih sedikit dengan teman lama, dan menambah waktu bersama teman baru. pada akhirnyapun kita semua dapat memilih.

marketing is bad?

September 8th, 2007 by resasmail

pernah dalam situasi dimana ada seorang marketing menjelaskan suatu produk kepadamu dengan semangat, mengimejkan suatu produk ke anda, bahwa produk itu hebat sekali, pasti sangat menguntungkan buat anda! sehingga kamu beli produk itu. dan sejalan dengan waktu, kamu menemukan produk itu tidak sebagus apa yang dipromosikan kepadamu.
seorang teman mungkin mengatakan "begitulah marketing, kalo lagi menjual kan ngomongnya yang bagus2 aja, yang jelek biar ditemukan customer sendiri, mereka tidak berbohongkan".
menurutku memang benar mereka tidak berbohong. tapi mereka curang…
mereka mengurangi timbangan…
LHO? Kok? emangnya jualan beras tomat kentang?
yah. produk yang gak bisa ditimbang oleh timbangan punya ‘timbangan’ tersendiri.
kalo kamu beli barang yang bisa ditimbang ditempat pembelian. kamu bisa liat timbangannya. pegang barangnya. setelah sesuai kamu bawa pulang. itu untuk barang2 sederhana yang untuk penilaiannya tidak sampai 5 menit. berat dan ‘berat’nya barang tersebut bisa langsung sama2 tahu antara pembeli dan penjual.
tapi untuk barang2 yang butuh pendalaman untuk mengetahui ‘berat’ dari barang tersebut. seperti mobil, produk2 investasi, alat2 kesehatan, dan lain2. yang mengetahui ‘berat’ dari barang tersebut hanyalah penjualnya. ‘berat’ barang tersebut bisa dimanipulasi dari kata2 sang penjual. dengan berkata2 manis(yang katanya tidak bohong, cuma tidak menyampaikan semuanya) pembeli mendapat imej bahwa ‘berat’ barang/produk tersebut adalah A, setelah produk dibeli dan pembeli benar2 mengenal produk yang dibelinya ternyata ‘berat’nya hanyalah sebesar B. apa itu namanya tidak mengurangi timbangan?
penjual haruslah menunjukkan ‘berat’ produk dgn menyampaikan semua informasi mengenai produk tersebut. biarlah pembeli tau saat transaksi, uang yang dikeluarkan digunakan untuk membeli produk seberat apa. jangan sampai setelah mengenali produk lebih jauh, ‘berat’nya berkurang….

berbisnis tidak harus tidak menyampaikan informasi benar mengenai kelemahan kan? (bahasa halusnya berbohong).

berhenti berharap

August 20th, 2007 by resasmail

jangan tanya kenapa aku malas panjang lebar padamu

dalam hatikupun bertanya apa memang kamu memang ingin aku maju dan lebih dari padamu

atau egomu sering menang saat aku mencoba terbuka padamu? menceritakan hariku yang menurutku suatu kemajuan yang patut diceritakan dan berbagi kesenangan denganmu.

namun betapa hati ini terasa dingin saat semua ceritaku ditanggapi dengan mata yang tidak semangat, tidak ikut merasakan kebahagiaan.

sekali lagi akupun bertanya dalam hati… apa ini tentang egomu yang tersentuh…

apakah sebuah kemandirian akan menghancurkan egomu?

mulai saat dimana aku merasa sakit hati untuk bercerita antuasismeku

mulai saat itu juga hanya dua jawaban yang sering aku berikan pada apapun kegiatan yang kulakukan sebenarnya. pergi ke rumah teman, dan pulang dari rumah teman…

2 jawaban sederhana yang akupun mulai bosan mendengarnya terucap dari mulutku…

sulit dipercaya memang…

tujuan makan adalah untuk mengenyangkan dan menyenangkan hati dengan cita rasanya, namun semua tergantung kepada SIAPA yang memasaknya…

July 28th, 2007 by resasmail

Orang Islam itu kebanyakan sakit jiwa.

    Saya nyebutnya delirium paranoida.

    Mereka itu bukan hanya bodoh, goblok, dungu dan tolol, tapi
    sakit jiwa.

    Mereka merasa terkepung, merasa diancam oleh apa saja

    Mereka mengira ada Yahudi yang menindas Islam dimana-mana, ada bahaya kristenisasi dimana-mana..

    Ada yang takut logo Coca-cola (saya baca di sabili) atau logo
    Nike yang katanya mirip dengan Allah dalam tulisan  Arab.

    Takut Tuhan yang padahal, menurut al-Quran, pengasih  dan
    penyayang.

    Takut, takut, takut.

    Takut mikir, takut jadi pinter, takut.

    Takut ngeloco, (laki-laki) takut lihat paha dan buah
    dada atau puser perempuan, takut ngaceng.

    Ngajeng aje takut.

    Ngeloco aja takut.

    Takut.

    Hidup orang Islam itu penuh ketakutan.

    Dan takut dengan film

    Ketakutan ini adalah gejala penyakit jiwa: delirium paranoida..

    JD tidak sama sekali salah bila dia bilang bahwa orang Islam itu
    pada gila.

    Takut.

    Takut.

    Ini berbeda dengan orang Nasrani: Film P.P. Pasolini yang
    mengejek gereja (Theorama) justru dikasih hadiah oleh
    Vatikan……..

    Ada sih orang Nasrani yang gila juga, fundemntalis, yang tiap
    kali nuntut film ini dilarang, atau posternya diganti (Film
    Larry Flint yang posternya menggambarkan Yesus di salib di antara
    dua paha perempuan, tapi ini kekecualian.Saya nyesel ngak nonton
    tu film).

    Saya ulangi: JD tidak salah, orang Islam itu banyak yang gila.

    Sedeng.

    Sinting.

    Nggak waras.

    Bukan hanya goblok, tolol,dungu dan bodoh.

    Dan gila berbahaya: sejak seminggu ini telah tiga orang -
    seingat saya - yang menghalalkan darah manusia di mailing list
    PmB.

Jusfiq
______________________________________________________________

yang baca jangan emosi dulu. diatas adalah tulisan dari seseorang didalam sebuah milis debat religi.

sebetulnya tidak salah kalo ada yang berpendapat seperti itu.

karena memang sebagian orang Islam seperti itu.

gw aja suka heran sama yang khotbah dimesjid kalo dia sampe harus jerit2 cerita tentang kristenisasi. mbok biarkan aja kalo ada agama yang mau promo. yang takut lahannya diambil kan berarti tidak siap dengan perbedaan.

na kalo simpati mau promo masak XL harus marah2. kan lucu.

lebih baik kita sebagai orang Islam ya diutamakan proaktif ke dalam. masih banyak banyak ‘urusan dalam’ yang mesti dibangun.

adanya kartunisasi nabi Muhammad SAW juga kalo marah2 kan gak asik. kalo diem2 aja kan yang niat menghina malah bingung. kok diem yaaaa….

kita bisa unjuk kekuatan dengan melawan.

tapi kita semua juga bisa unjuk kekuatan dengan diam.

kalo melawan dengan diam hasilnya sama saja. kenapa harus berdarah2?

ayo sok bodoh…!! :p

July 15th, 2007 by resasmail

ya. kalo sok pinter itu kayak kebanyakan dosen2ku dulu… omong banyak dirumit2in eh jeketek itu tok. gak mutu. ciri2 sok pinter: merumit2kan yang mudah. berarti kalo sok bodoh gimana? ya kebalikannya. memudah2kan yang rumit. keuntungannya? ya belajar yang susah kerasa gampang. enak kan? coba kalo kita punya pengajar dengan mentalitas yang dalam sikapnya seolah mengatakan "ayo, kamu bisa, ini gampang kok! (biarpun ternyata gak gampang2 amat)" ngejalaninya pasti lebih optimis… dari pada punya pengajar dengan mental yang ingin keliatan superior yang dalam sikapnya seolah2 mengatakan "ini susah tauk! aku belajar ini bertahun2! kamu pasti gak bisa belajar ini lebih cepat dari aku". jijik. jadi, ayo kita sok bodoh yuk! :D asal jangan sok bodoh yang niatnya biar keliatan orang yang rendah hati ya… niatnya memberi kemudahan aja. peace.

masalah susu

July 3rd, 2007 by resasmail

udah ada yang meneliti gak ya… murahan mana, beli susu kaleng atau menyusukan anaknya dengan ASI dengan konsekwensi mesti menjaga nutrisinya…
aku ingat dulu ada jamannya. para ibu menawarkan jasa menyusui anak orang lain, bagi yang produksi susunya ‘wah’. trus ibu2 yang susunya gak keluar juga menyarikan ibu susuan buat anaknya…

ini menurutku tradisi yang baik sekali… membuat sang bayi mendapatkan susu yang benar2 cocok dengannya; SUSU MANUSIA!. bukan SUSU SAPI yang harusnya jatahnya buat ANAK SAPI. hehehe
juga tentu aja jadi nambah saudara…

SUSU SAPI BUAT ANAK SAPI. SUSU MANUSIA BUAT ANAK MANUSIA!

aku ‘hidup’ waktu malam…

July 3rd, 2007 by resasmail

iya…
kalo malam2 lebih lancar…
untuk menulis…
kalo aku.

akhir2 ini bangun pagi terus.
gara2 nurutin orang2 ‘normal’… matahari belum good bye udah tutup kantor.
pagi2 rabun udah buka kantor… kalo gw gak ikutin siklus ‘aneh’ itu…
bisa ketinggalan…

yah akibatnya…
kerasa beda…
gak tau pada setuju ini apa gak;
kalo buat gw, keteraturan membunuh imajinasi…
coba, gada hal2 aneh lagi untuk sementara ini yang muncul dikepala gw.
bikin stress kan….
bayangin! seminggu tanpa hal2 aneh dalam kepala, dan imajinasi2 jenaka yang biasanya menemani aku! huaah!!!
aku menjadi aneh! (yg dalam banyak kasus orang memandangku semakin normal! hahaha)

ketidaksopananku diperbaiki oleh ketidak sopanan

June 19th, 2007 by resasmail

aku disadarkan oleh orang yg tidak sopan

bahwa selama ini ternyata aku tidak sopan…

tapi semua berusaha berlaku sopan…

saking sopannya mereka diam aja waktu aku berlaku tidak sopan

mungkin menegur dengan frontal mereka anggap gak sopan…

atau mungkin malas menegur karna tidak ingin aku lebih maju… who know? sinetron- sinetron tentang orang berkelakuan buruk laku sekali, mungkin ini merupakan kebutuhan untuk merasa lebih baik dari lainnya, dengan cara, tentunya, melihat yang lebih buruk…

anak kurang ajar itu menegurku dengan tidak sopan…

sejenak egoku melawan….

tapi kemudian dia jadi pahlawanku…

menjawab kerinduanku akan teguran frontal yang tulus, atas dasar kasih…

lama sudah tak ada yang menegurku.

teguran frontal selalu membuatku lebih maju. untuk menyatakan ketidak setujuan pun lebih bebas. karena yang negur sudah gak sopan. menjawabnya pun gak usah mikirin cara sopannya.

menyenangkan sekali…

lama sudah aku tak menarasakannya.

kelugasan, sering menolongku lebih cepat…

dibedakan bukan didiskriminasikan

June 17th, 2007 by resasmail

singkat aja, semua juga tau… kalo yang berbeda mesti diperlakukan berbeda… trus… ribut apa sih? gak ngerti…