Archive for September, 2005

tukang pos

Sunday, September 25th, 2005

dulu aku termasuk orang yang deg2an kalo tukang pos datang, karena dulu aku rutin terima surat darinya. sekarang tidak lagi. tapi deg2an itu ada kalo tukang pos mengklakson depan rumahku sambil teriak "SURAAAAATTT" kalo dia butuh tanda tangan, hanya berjaga2, kalau saja…

sebetulnya sudah beberapa bulan yang lalu, setelah aku dari jakarta, sambil membuka ransel aku dengar klakson tukang pos, tapi hatiku tetap datar. saat itu juga aku tau, sudah berakhir… mungkin masih ada, tapi dia jauh didalam, tepatnya… sudah rela…

bahagia untukmu…

Monday, September 19th, 2005

maaf kalo aku ikut bahagia denganmu…

jika aku ikut menyebar kabar bahagiamu ke orang lain seakan2 itu bahagiaku juga.

maaf jika ada orang yang salah paham, mengira aku ikut menyebarkan kabar bahagiamu punya maksud tertentu, apalagi untuk menyingung hati penerima kabar. padahal itu tulus rasa ikut bahagia…

dulu seseorang bilang ke aku: "asal kamu senang sa… aku ikut senang"

sekarang aku bilang ke kamu: "asal kamu senang… aku ikut senang".

semoga bahagia selalu mengiringi langkahmu.

kehidupan disuatu kota

Sunday, September 18th, 2005

make fun of somebody else adalah salah satu list acara jika berkumpul. jika si A dan B berkumpul bersama, maka ngobrol ketidak setujuan dengan si C sama serunya dengan jika A dan C berkumpul bersama ngobrol ketidak setujuan dengan si B, pola yang sama berlaku jika si B dan si C berkumpul. Memperhatikan pola itu setelah bertahun2, siapa yang benar2 suka satu sama lainnya? TIDAK ADA. sisi baiknya adalah, kamu tidak perlu repot2 berbaik2 dengan seseorang, karena orang itu tidak akan benar2 suka ke kamu, dan kamu tidak perlu khawatir jika temanmu menjilat seseorang, karena seseorang itu tidak akan pernah benar2 suka ke temanmu, sooo gak perlu takut merasa kehilangan temanmu, karena kamu tidak pernah benar2 memiliki mereka. Karena itu, kota ini punya pelajaran berharga buat siapa saja yang pernah singgah, berbuat baik tanpa pamrih. Terimakasih Surabaya. Tapi teman, tidakkah kau lelah? teman, dimana sehabat?