Archive for November, 2005

HP 5110 dan Rasa Percaya

Tuesday, November 29th, 2005

lagi bongkar2 HP. teringat lagi tentang HP 5110. itu HP yang pertama kali aku punya beberapa tahun yang lalu. berapa sih sekarang HP itu ya? kalo yang baru jelas gada lagi sekarang. mungkin bekas ada, dijual 100 tibuan juga orang mungkin masih mikir mau beli itu barang. tapi dulu HP tipe sialan itu pernah jadi masalah.

balik lagi ke beberapa tahun yang lalu.

singkat cerita aku dan temen2 kampus janjian pergi bareng ke tretes sebelumnya ngumpul dirumahku. berangkat sekitar jam 9 pulang sekitar jam 2 pagi. sepulang dari tretes, sambil menunggu pagi mereka nginap dirumahku. ketika mereka akan pulang salah satu teman yang bernama C mengaku kehilangan HP dirumahku. nah HPnya itu 5110. mereka cari2 keliling rumahku tetap gada, beberapa orang mulai curiga sama temen2 yang gak nginap (yg langsung pulang, gak nunggu pagi). dari ucapan si C ini dianya bilang yakin sekali HPnya itu hilang waktu sudah dirumahku, jadi dia bilang gak mungkin ilang dijalan, okay…

beberapa hari lewat si C mulai uring2an, dibantu teman akrabnya dia mulai mengintimidasi anak2 yang pergi ke tretes bareng. teman akrabnya juga pergi ke tretes, tapi dia udah ambil posisi ‘aman’ dengan ikut membantu mengintimidasi teman2 lainya, sayang sekali…

beberapa orang ada yang pake pergi ke dukun segala menanyakan siapa yang ngambil HPnya si C ini, cukup banyak ternyata yang mempercayakan masalahnya pergi ke dukun, ada 5 orang! gila! aku sih senang2 aja, karena dengan ‘event’ ini bisa menjadi ajang buat studi banding dukun. sayang sekali gak tau dukunnya yang goblok atau SEMUA DUKUN MEMANG GOBLOK. mereka nunjuk orang yang BERBEDA2! huahahahaha, konyol. tapi ada temen yang kebetulan sial ketunjuk 2 orang dukun, sementara 3 dukun yang lainnya menunjuk orang yang berbeda2, salah satunya AKU! ehm, mungkin dengan ngaku pergi ke dukun, yang ngaku itu pengen nyari posisi aman. oya, tidak semuanya menyebut ‘orang yang ditanya’ itu dukun, ada yang nyebut "orang pintar saya kemaren bilang…" atau "guru spiritual saya menunjuk…", paranormal, dll. tapi saya lebih suka panggil dukun, karena menggunakan kata yang lebih halus sama dengan menghormati mereka, tapi sayang saya gak hormat tuh… :P

balik lagi ke cerita HP tadi. nah temen yang ketunjuk 2 dukun itu diintimidasi dengan lebih kuat, sementara 3 orang yang lainnya (termasuk saya) tetap diintimidasi. temen dekatnya si C, sebut ada T, bahkan pake menginformasikan ke 4 orang ini kalo si C udah kalap dan sekarang bawa parang di sepeda motornya! kalap gara HP konyol itu. sampe rumahku mau di grebek polisi gara2 HP konyol itu(kebetulan bapaknya si C ini polisi, untuk ortu saya kenal atasannya, jadi rumah gak jadi digrebek, yah rada KKN juga sih, tapi kan aku memang gak salah).

akhirnya kita semua pergi ke mesjid dan sumpah dengan Al-quran, kalo kita 4 orang ini gak ngambil HPnya si C, kalo memang ngambil kita akan hidup susah selamanya(wuih2…). karena gak ketemu2 HPnya si C ini, maka akhirnya dia dengan gak tau malu meminta ’sumbangan’ ke seluruh teman2 yang pergi ke tretes untuk mengganti HPnya, se ikhlasnya katanya, tapi ujung2nya teman dekatnya si T secara gak langsung ngasih tau sumbangan minimum:"yaaa kalo aku sih ngasih 25ribu, itu udah mepet banget…". mungkin dia tetap ngerasa anak2 yang pergi ke tretes bertanggung jawab, atau dia pengen memfitnah aku mengingat dia pake mau grebek rumahku segala. apapun niatnya semnjak kejadian itu mukanya si C selalu keliatan kayak taek buat aku.

jadi teringat tulisan gede di tas temen deketku waktu semestar satu "NEVER TRUST SOMEBODY". dia bilang; " jangan pernah kita terlalu percaya orang lain, bahkan sehabat sendiri". waktu itu aku gak setuju dengan pernyataan dia, menurutku tetap perlu ada seseorang yang kita bener2 percaya.

dengan segala pengalaman2 hidup yang ada setelah 5 tahun melihat tulisan itu (termasuk kejadian HP diatas). aku jadi SETUJU BANGET, memang… kalo kita terlalu percaya ke seseorang itu seumpama menyerahkan sebagian setang kemudi kehidupan kita di pegang orang lain, kalo ia lagi suka kita akan dikemudikannya dengan baik, kalo ia sudah/sedang tidak suka kita akan dilepaskannya kemudinya dan membiarkan kapal kehidupan kita terbentur karang2 cobaan di kiri kanan.

jangan terlalu percaya orang lain… jangan terlalu percaya siapapun itu… apa yang dikatakannya, apa yang diperbuatnya, apa yang dicitrakannya secara tidak langsung… simpulkan sendiri semua kejadian hidupmu… simpulkan sendiri artikel ini dengan CARAMU, jangan suruh orang lain menyimpulkan kejadian yang kamu alami sendiri… orang yang kamu tanya bisa saja PENGEN TERLIHAT BIJAKSANA dan mengatakan sesuatu yang POKOKNYA BIJAK, tapi tidak baik untukmu. Tapi juga jangan lupa masih ada orang yang mau dengan baik membantumu, kalo dia LAGI SUKA dirimu, atau tidak kenal sama sekali dengan dirimu, dengan alasan ingin menambah ridho tuhan bagi yang latar belakang agama, ingin suatu hari orang akan membalas hal semacamnya ke dirinya bagi yang berlandaskan pikiran manusia. tidak ada manusia yang berbuat sesuatu tanpa alasan… itulah kenapa manusia butuh figur Tuhan, karena manusia selalu rindu akan cinta suci… cinta tanpa syarat… dan manusia tidak bisa memberi itu…

berlomba lomba…

Wednesday, November 23rd, 2005

aku mundur dari perlombaan yang kau tawarkan…

perlombaan atas dasar hasrat manusia akan derajat…

menang tidak tenang, kalah tidak tenang…

setiap orang yang membeli tiket perlombaan itu dipersilahkan masuk kearena perlombaan melewati pintu kecemasan, dan setan tersenyum sambil merobek tiket itu sambil berkata PURA2 bijak; "selamat bermain, kalah atau menang sama saja yang penting kita bermain".

setan itu tidak bohong, kalah atau menang sama saja… dan memang kita bermain… dalam kecemasan hati yang tidak tenang…

dan ketika kita akan keluar ia berkata sinis; "apa kamu keluar? kedunia yang membosankan? disini kamu bisa menunjukkan siapa dirimu!".

dan mereka akan sibuk mengumpulkan daun2 dan rating2 yang paling kering yang ada didunia ini, jika saja masih ada sepercik api biarpun sedikit, untuk kembali membakar hatimu.

Speedy

Sunday, November 13th, 2005

AKU PALING BENCI JAWABAN NGAWUR2AN, dan kebetulan kalo kita ke kantor TELKOM untuk ngurus sesuatu kita banyak terima jawaban ngawur2an, kayak yang pak Surya alami dibawah(dicopy dari yahoogroups "speedy-telkom" tgl 13 november’05). aku juga pernah ngalami pengalaman buruk dengan speedy dimana saya sudah mendaftar tapi user saya baru diaktifkan 1 bulan kemudian. berulangkali saya complain lewat minta lingkungan rumah saya di datangi agar diperiksa kenapa saya tidak mendapat sinyal adsl, tapi lama ditunggu gak datang2an juga, biarpun udah didesak lagi lewat telefon supaya cepet datang.

akhirnya, saya dicharge 300ribu buat omong kosong, belum bisa connect tetep aja di charge, waktu saya komplain sepatutnya saya gak dicharge, karena saya blum pernah connect sekalipun, karena semenjak saya daftar, jaringan lingkuagan rumah saya ERROR. tau jawaban mereka "maaf pak, soalnya pak resa waktu itu komplainnya hanya lewat telefon, soalnya yang ditelefon itu bagiannya lain.". KONYOL SEKALI KAN? padahal nomor yang saya telefon itu resmi buat speedy dan hotlinenya speedy! TAHI BEBEK! :p

temen saya juga, kali ini masalah flexi, kebetulan saya punya HP CDMA yang lama(injeksi), dan seorang teman karena dia butuh komunikasi lancar, tapi blum sempat punya HP lagi(HPnya dijual), maka saya pinjamkanlah HP lama itu ke dia, dan kalo dia akhirnya suka boleh dia ambil dengan harga teman. akhirnya dengan dia pergi ke kantor telkom buat menginjek. pertama petugas minta syarat2 lengkap yang gak jelas gunanya apa(syarat yang pantas cuma buat kontrak jutaan rupiah, ya ampun, kita cuma mau inject pra bayar, pasti mbayar dulu sebelum pakelah! gak lari kemana2, kartu kredit aja pake KTP selesai…). waktu syarat dipenuhi dia balik lagi ke kantor telkom. eeeee petugas minta tambah surat keterangan kelakuan baik ke polisi(?????). diturutilah ama temanku ini(memang dia butuh sekali HP buat kerja makelaran). tapi sampe sana petugas tetap menolak dengan alasan gak jelas. dimakilah ama temenku ini:"jancuk ngomongo ket mau ta mbak kalo emang gak bisa/mau injeksi! asuh!". keliatannya emang gak simpati. tapi dengan perlakuan seperti itu, saya maklum. maklum sekali… belakangan saya denger2 kalo telkom memang tidak menginject nomor lagi…

sya percaya tidak semuanya begitu… tapi gimana yah? apa emang ada penyakit di dalam telkom? penyakit monopoli mungkin?

oya, ada yang tau kenapa nomor starone gakbisa dihubungi dari sebagian wartel yang ada?

=========================================================================

waduh kok sepi banget yak?, o iya,mumpung masih di Bulan Syawal, saya mengucapkan Minal Aidzin wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Bathin kepada seluruh warga dan pengurus SBC.saya ingin nanya, kok sampe hampir tengah bulan, meteran speedy saya (user number=121217000154) di Plasa.com msh kosong juga?saya takut seperti bulan2 lalu,tiba2 akhir bulan overlimit,aneh,padahal saya sudah pulang kampung sejak tanggal 28 Oktober,baru saya nyalakan lagi pada tanggal 5 November,dan betapa kagetnya saya,ternyata saya di Bulan Oktober,sudah overlimit (lebih dari 1 Gb),sementara di bulan September,hampir selama 2 minggu,speedy tdk bisa saya gunakan,stlh konsultasi dgn tehnisi telkom,menurut mereka password saya sudah kadaluwarsa,jadi hrs diperpanjang (aneh khan?mana ada password kadaluwarsa,kayak pulsa aja).Padahal quota saya baru terpakai 800MB-an.sebelum2nya saya sudah komplain baik lewat email maupun lewat telpon,tapi tetap saja,tidak ada respon. begitu juga dengan kartu anggota SBC saya,sejak temu muka pengguna speedy di Kafe Tamani beberapa bulan yang lalu,sampai sekarang,belum juga dikirim,padahal janjinya seminggu setelah acara akan dikirim.Mohon Perhatian.

tanya jawab hal ghaib

Monday, November 7th, 2005

Waktu lagi browsing saya menemukan ini. bagi saya tulisan ini merupakan jawaban atas cerita temen kampus saya. juga jawaban atas perilaku ‘paranormal’(bahasa halusnya dukun :p), yang SEAKAN2 tau segalanya. perlu gak sih kagum ma orang yang seolah2 bisa ‘nerawang’(bahasa halusnya ngintip :p) tapi ternyata cuma nanya ke jin. gw paling benci kalo di intip… dasar gak bisa menghargai privasi.

=========================================================================

Pertanyaan:
Saya telah beberapa kali bermimpi, didatangi oleh seorang lelaki
memegang tasbih, berjubah hijau dan memakai serban. Lelaki ini,
dalam mimpi yang ketiga, yang berlaku dalam tempoh lebih kurang tiga
minggu memberi sepotong ayat untuk diamalkan. Ayat ini pada mulanya
tidak dapat saya ingati apabila terjaga, tetapi akhirnya ayat itu
dapat saya ingati lalu saya perdengarkan kepada seorang ustaz, di
mana ustaz tersebut menyatakan bahawa ayat tersebut adalah benar.

Saya telah mengamalkan ayat tersebut, terutamanya selepas
sembahyang fardu, seperti yang diajar dalam mimpi tersebut pada
pertemuan yang tidak dapat dijelaskan waktunya. Persoalan saya ialah
adakah mimpi saya itu baik, tidak mendatangkan masalah kepada saya,
termasuk iktikad saya? Setakat ini saya telah menggunakan ayat-ayat
tersebut untuk mengubati orang sakit, dan berjaya.

- Salmi, Kota Bharu.

Jawaban:

Perlu diperjelaskan bahawa bukan mustahil apa yang berlaku ke atas
saudara merupakan satu keistimewaan yang diberi oleh Allah ke atas
hamba-Nya yang ikhlas, beriman lagi bertakarub kepada-Nya. Banyak
cara Allah s.w.t. apabila Dia hendak menolong hamba-Nya. Allah
apabila mahukan sesuatu itu berlaku ke atas hamba-Nya, maka akan
terjadilah di mana ia tidak digagahi oleh sesiapa pun.

Walaupun demikian, setiap orang yang beriman itu perlu ditadbir
oleh mereka yang berilmu. Kedua-duanya mimpi daripada iblis dan
syaitan, dan ketiganya ialah mimpi mainan tidur.

Iblis dan syaitan diberi keistimewaan oleh Allah dapat melihat
manusia, namun sebaliknya manusia tidak boleh melihat makhluk ini.
Walaupun demikian, dalam keadaan tertentu manusia dapat melihat jin
apabila penutup yang menghalang penglihatan manusia itu dibuka oleh
Allah iaitu di kalangan mereka yang menuntut ilmu yang berkaitan
dengan jin, membela, bersahabat atau bersaudara, mereka yang
diganggu oleh jin (gangguan), atau mereka yang menghadapi masalah
sihir, juga oleh sesiapa pun di mana hijab yang berlaku selama ini
dibuka oleh Allah.

Jin tidak berupaya untuk berkomunikasi secara terus dengan
manusia, kerana nature kejadian makhluk ini adalah berbeza. Manusia
dijadikan oleh Allah daripada saripati tanah, manakala jin dijadikan
Allah daripada api yang sangat panas. Manusia mempunyai jasad,
tetapi jin tidak mempunyai jasad kasar seperti manusia. Ini adalah
di antara sebab yang menjadi perbincangan atau perbalahan ahli-ahli
falsafah kenapa manusia dan makhluk jin ini tidak dapat berhubung
secara fizikal.

Walaupun demikian, makhluk halus ini berupaya berhubung dengan
manusia ketika tidur melalui mimpi. Makhluk ini berupaya menyakiti
manusia ketika hendak terlelap tidur, dengan mendatangkan pelbagai
gangguan, menyebabkan seseorang itu berasa seolah-olah dihempap batu
besar, ditikam di perut dengan benda tajam, berasa seolah-olah biji
mata dipatuk oleh paruh burung yang besar, dicekik dan diselam dalam
air menyebabkan orang yang tidur berkenaan tidak bernafas atau sesak
nafas, menggigil ketakutan dalam keadaan berpeluh-peluh dan
sebagainya.

Ketika sedang tidur makhluk ini boleh datang dalam mimpi,
menyerupai binatang hitam yang menakutkan, menggigit, membelit dan
sebagainya yang menyebabkan seseorang itu takut hendak tidur, lalu
akhirnya jatuh sakit, atau sakitnya menjadi bertambah teruk.

Mengenai kes saudara, makhluk ini mendatangi saudara ketika dalam
mimpi, dengan berjubah hijau dan sebagainya seperti yang saudara
jelaskan. Jubah adalah lambang seorang yang alim apatah lagi
dikaitkan dengan biji-biji tasbih di tangan. Warna hijau pula adalah
warna kesukaan Nabi s.a.w. Keadaan seumpama ini adalah semata-mata
untuk menarik minat saudara untuk mempercayai bahawa apa yang
berlaku itu adalah pertolongan Allah, atau sekurang-kurangnya tidak
ada kaitan dengan liku-liku atau helah jin, apatah lagi sekiranya ia
berlaku ketika saudara dalam keadaan banyak berzikir, berdoa dan
mendirikan sembahyang di keheningan malam.

Makhluk yang menjelma dalam bentuk atau rupa manusia alim ini
begitu bijak. Ia tidak akan memberi doa sekali gus membolehkan
saudara terus mengingati ayat-ayat yang diberi, tetapi ia akan
memberinya sedikit buat permulaannya. Begitu juga yang dilakukan
pada ketika yang lain, menyebabkan saudara begitu ghairah untuk
mendapatkan doa yang ditayang-tayang dalam beberapa pertemuan mimpi.

Hidayah

Dalam keadaan apa sekalipun, selepas beberapa sesi mimpi yang
terlalu mengharap, saudara akhirnya dapat ayat sepenuhnya seperti
yang saudara jelaskan, dan didapati benar apabila saudara
perdengarkan kepada orang yang faham mengenainya.

Dalam keadaan seperti ini, saudara akan terus-menerus mengamalkan
apa yang disarankan oleh lelaki yang menjelma tadi. Dalam pertemuan
yang lain, saudara akan dinasihatkan supaya memperbanyakkan lagi
sedekah, perbanyakkan puasa Isnin dan Khamis, pergi umrah dan
sebagainya. Semuanya ini menyebabkan saudara terus berkeyakinan
bahawa apa yang berlaku tidak ada kaitan dengan jin atau jin-jin,
tetapi merupakan “maunah” Allah, ataupun hidayah Allah, yang tidak
diperoleh oleh semua orang.

Perjalanan saudara tidak berakhir begitu sahaja. Mungkin saudara,
ataupun orang yang berpengalaman seperti saudara pada satu ketika
pergi ke sekolah untuk mengajar seperti biasa. Ketika rehat salah
seorang daripada guru perempuan teman saudara dengan tiba-tiba
pening kepala lalu pengsan. Oleh kerana saudara dianggap sebagai
seorang yang banyak ilmu agamanya, rajin berkata-kata mengenai
agama, lalu teman-teman lain meminta jasa baik saudara supaya
menolong teman yang sedang pengsan tadi.

Dalam keadaan kelam-kabut saudara rasa terdorong untuk menolong
teman tadi, iaitu dengan membacakan doa yang saudara pelajari ketika
tidur dan mengamalkan menurut panduan yang diberi dan didapati orang
yang tidak sedarkan diri itu sembuh seperti sedia kala.

Terlalu banyak peristiwa seperti ini boleh berlaku yang melibatkan
saudara yang akhirnya saudara menjadi seorang “tok bomoh”, atau
lain-lain julukan diberi oleh kawan-kawan, yang semuanya menghela
kepada keyakinan diri bahawa saudara berupaya melakukan rawatan
kepada pesakit.

Mungkin pada waktu lain, guru yang sama dengan tidak semena-mena
pengsan, lalu mengeluarkan suara yang lain daripada suaranya, dan
berkata dengan perkataan-perkataan yang tidak disangka-sangka,
tetapi ada kebenarannya. Dan apabila saudara datang mendekatinya,
membacakan doa yang saudara amalkan dalam segelas air, pesakit
menjadi sembuh setelah minum.

Hal yang sama mungkin berlaku ketika saudara balik kampung, atau
ke majlis-majlis perkahwinan, di mana pengantin perempuan dengan
tidak semena-mena menjerit lalu tidak sedarkan diri. Dalam keadaan
panik, dan tercari-cari orang yang pandai mengubat, memulihkan
pengantin, saudara akhirnya terdorong untuk merawat pengantin yang
pengsan tadi, dan sembuh.

Pada diri saudara, apa yang berlaku memberi keyakinan. Diyakini
bahawa apa yang saudara dapat adalah daripada pertolongan Allah,
apatah lagi ketika itu saudara selalu melakukan sembahyang di waktu
malam, puasa Isnin dan Khamis, banyak bersedekah dan sebagainya,
tetapi dari satu sudut lain, apa yang berlaku adalah hasil dari
permainan dan tipu helah syaitan.

Guru yang sakit yang pengsan di sekolah, ataupun pengantin yang
tidak sedarkan diri meracau ketika bersanding itu berlaku kerana
angkara jin yang sama, iaitu perbuatan jin yang datang menjelma
dalam mimpi saudara. Iaitu jin yang datang berjubah hijau, memegang
tasbih berserban. Setelah memberi doa kepada saudara, lalu perasaan
rasa yakin diri itu tersemat dalam diri, jin yang sama datang kepada
guru yang ada di sekolah tempat saudara mengajar, lalu mencekik atau
menyakitinya, dan meresap dalam tubuhnya. Makhluk jin ini dalam masa
yang sama mendorong saudara untuk memulihkannya, lalu saudara
berjaya memulihkannya.

Begitu juga yang berlaku ketika pengantin perempuan bersanding di
mana masalah yang timbul adalah angkara jin yang sama. Walaupun
demikian, apa yang berlaku tidak mudah diketahui atau disedari oleh
manusia kerana tindak-tanduk, dan tipu helah jin atau iblis syaitan
musuh manusia itu terlalu besar muslihatnya.

Terlalu banyak tipu helah makhluk halus yang menyebabkan seseorang
itu sesat, tetapi merasakan dirinya mendapat maunah atau hidayah
Allah. Makhluk ini secara tidak langsung mengajar dan membantu
manusia melakukan rawatan dengan pelbagai kaedah, termasuk mengajar
manusia atau berhubung dengan manusia ketika tidur. Setelah saudara
benar-benar yakin, makhluk ini berkemungkinan meresap dalam diri
saudara, menyebabkan saudara, ataupun orang yang mempunyai
pengalaman seperti ini melakukan rawatan dalam keadaan menurun, di
mana makhluk ini menggunakan jasad manusia untuk melakukan rawatan,
mencari barang hilang, memberi petua penerang hati dan sebagainya.
Fenomena seperti ini hakikatnya banyak berlaku di kalangan mereka
yang melibatkan diri dengan ilmu kebatinan hingga sekarang ini tanpa
disedari.

Perbicaraan mengenai ilmu yang diperoleh dalam mimpi banyak
berlaku. Sukar untuk membezakan antara mereka yang mendapat maunah
atau hidayah benar-benar daripada Allah. Biar dalam keadaan apa
sekalipun, saya berkeyakinan bahawa kebanyakan mereka yang
memperoleh ilmu melalui mimpi hakikatnya adalah daripada tipu helah
iblis dan syaitan untuk menyesatkan manusia.

- Dr. Amran Kasimin

Komentar lainnya:

assalaamualaikum wrwb,
sekedar sharing.
inshallah apa yang disampaikan ini benar, bahwa tipu daya jin itu
sngat halus terutama bagaiamana seolah-olah memberikan "maunah"
kepada orang mukmin. saya, keluarga dan teman-teman pernah mengalami
mendapat tulisan atau seolah-olah petunjuk alquran dalam mimpi. dan
ketika diamalkan di alam real benar-benar ada buktinya. tetapi lama-
lama yang kami rasakan adalah bahwa kami tidak berharap langsung
pada Allah tapi seakan-akan menunggu petunjuk dari mimpi-mimpi itu.
inilah yang sedikit demi sedikit menyeret kepasrahan kami pada
selain Allah. Kemudian saya dan keluarga, mencari dan membuka hadist-
hadist shaahih untuk mencocokkan apakah ayat atau bacaan tadi pernah
dibaca atau dicontohkan Rasulullah untuk diamalkan; ternyata tidak
ada. atau meskipun ada tidak tertentu jumlhanya harus sekian ribu
untuk waktu-waktu tertentu. lalu kami semua berpikir bahwa mana
tinggi kedudukan orang yang menyerupai ulamak itu dalam mimpi dengan
Rasulullah. ya tentu Rasulullah, jadi waktu itu amalan itu kami
hentikan. ketika kami hentikan kami mendapat banyak cobaan dan
kesedihan krn dulu kalau ada susah-susah kami baca dan dapat jalan
keluar, tapi kami pasrah pada Allah untuk tidak mengamalkan bacaan
itu lagi. kata Ustadz yang menasehati kami itu adalah upaya mereka
untuk menarik kami kembali mengamalkan amalan bid’ah itu. padahal
bid’ah tempatnya di neraka
 
Laailaaha illa anta subhanaka inni kuntu minadz dzaaalimin.
wassalam alaikum wrwb

Kedengkian Teman

Sunday, November 6th, 2005

La_tahzan_2 Terimakasih buat Irma, yang telah memperkenalkan saya pada buku ini. Judulnya "La Tahzan" yang artinya jangan bersedih sebuah karya dari DR. ‘Aidg Al-Qarni. buku ini seperti buku nasehat karena berisi artikel2 yang relatif pendek, jadi bukan jenis buku yang continuous dari awal sampe akhir. ada satu yang kusuka(kusuka? jadi inget kripik yang sekarang ada di supermarket2):

=========================================================================

"Ataukah mereka dengki pada manusia atas apa yang Allah karuniakan kepadanya?"

Kedengkian itu seperti makanan asin yang senantiasa merapuhkan tulang. Kedengkian itu juga seperti penyakit kronis yang selalu menggerogoti tubuh pelan-pelan hingga rusak dan membusuk. Ada ungkapan: "Tak ada yang dapat menyenangkan dari seorang pendengki, karena ia akan selalu menjadi musuh dalam selimut". Ada pula orang-orang yang berkata seperti ini: "Celaka benar seorang pendengki; memulai dengan persehabatan dan mengakhiri dengan ‘pembunuhan’ ".

Saya juga berusaha mencegah diri pribadi saya dan juga Anda agar tidak mengidap penyakit dengki. ini merupakan wujud kasih sayang saya terhadap diri sendiri dan terhadap anda sebelum dapat mencurahkan kasih sayang terhadap orang lain. bagaimanapun, dengan dengki terhadap orang lain, kita sama halnya dengan MEMBERI MAKAN KEGALAUAN KEPADA DAGING-DAGING KITA, MEMBERI MINUM KEGELISAHAN KEPADA DARAH KITA, DAN MENEBARKAN RASA KANTUK PELUPUK MATA KITA KEPADA ORANG LAIN.

Seorang pendengki ibarat orang yang menyalakan pemanggang roti lalu setelah panas ia menceburkan dirinya sendiri kedalam pemanggang itu. Keresahan, kecemasan dan kegelisahan hidup merupakan penyakit-penyakit yang dilahirkan oleh sifat dengki untuk mengakhiri ketentraman, kesejahteraan, dan kebahagiaan hidup. bencana besar yang menimpa seorang pendengki adalah dikarenakan ia selalu melawan qadha’(ketentuan Allah), menuduh Allah tidak adil dalam kebijakan-Nya, melecehkan syariat, dan selalu menyeleweng dari ajaran-ajaran yang disampaikan oleh Rasulluah

Sungguh, kedengkian itu merupakan penyakit yang tidak bakal mendatangkan pahala, dan juga bukan cobaan yang akan mendatangkan balasan baik dari Allah bagi para pelakunya. Seorang pendengki akan selalu panas ketika melihat orang lain mendapatkan kenikmatan dan kelebihan. Dan itu akan berlanjut sampai ia mati, atau kadang sampai kenikmatan orang lain tadi sudah tidak ada lagi.

Semua orang boleh diajak bersahabat kecuali seorang pendengki. Sebab seorang pendengki akan selalu membawa kita agar menyepelekan nikmat-nimat Allah, menanggalkan semua kepibadian baik kita, melepaskan ciri kehormatan kita, dan meninggalkan semua sejarah baik kita. Itulah hal-hal yang akan membuat seorang pendengki menerima — meski dengan berat hati — anda sebagai sehabatnya. Akan tetapi, bukankah kita harus berlindung kepada Allah dari kejahatan seorang pendengki ketika mendengki? Betapapun, seorang pendengki itu tetap seperti ular hitam berbisa yang tidak akan pernah diam sebelum menyemburkan bisanya pada tubuh yang tak berdosa.

Sungguh, saya peringatkan anda agar jangan sekali-kali mencoba untuk memiliki rasa dengki. Berlindunglah kepada Allah agar tidak bergaul dengan seorang pendengki, karena Dia-lah yang selalu mengawasi anda!

salah satu pandangan tentang bulan puasa

Sunday, November 6th, 2005

kadang2 kita memang tanpa sadar telah membangkitkan kbencian terhadap, org2 yang berbeda dengan kita. dengan mendengar jeritan hatinya, mudah2an kita bisa mengerti jalan pikirannya dan nyadar dengan hal2 yang ternyata ‘gak penting’ yang tanpa sadar tetap kita lakukan/maklumi, seperti menutup tempat2 makan dengan kain. terima kasih buat tremor yang sudah menuliskan suara hatinya, jadi saya lebih mengerti pandangan orang yang tidak berpuasa. trimakasih buat tremor, maaf saya gak bisa bayar royalti tulisannya :D. cuma bisa mencantumkan sumber. lebih baik menurutku dari pada tulisan orang lain diakui sebagai tulisan sendiri :p. btw, kok tulisan saya tentang tebak2an menghilang sendiri ya? apa blognya friendster ada errornya? untung cuma tulisan dikit….. :(

http://tremor.blogdrive.com/

=========================================================================

opini tentang bulan puasa di mata tremor.. no offense! :)

alhamdulilah bulan puasa udah berakhir. bulan puasa adalah bulan yang paling saya benci dari semua 12 bulan yang ada. tentu saja saya membenci bulan puasa bukan dengan alasan sentimen relijius atau alasan-alasan kampring berlandaskan agama lainnya. saya gak peduli apakah bulan puasa itu dirayakan oleh orang-orang yang beragama islam atau gak, karena kenapa saya benci bulan puasa memang gak ada hubungannya sama itu. bukan juga karena saya kebetulan dilahirkan tidak sebagai muslim, lagian saya juga udah gak percaya agama, apapun itu. jadi sekali lagi, perang agama itu tolol. ayolah. perang rebutan minyak aja udah tolol, apalagi perang agama. agama itu kan kepercayaan masing-masing. ya udah jalanin masing-masing, gak usah lagi dimasalahin dan bawa-bawa orang.

lepas dari alasan agama, saya pengen cerita sedikit kenapa saya benci bulan puasa. setiap tahun, semua orang diwajibkan untuk menghormati orang-orang yang berpuasa, dengan alasan; mayoritas penduduk indonesia adalah muslim. di bulan puasa setiap tahun juga, saya selalu ditegur kalau saya makan gorengan, minum teh botol atau ngerokok di tempat umum. sucks. beberapa temen saya berpendapat, orang-orang yang berpuasa juga harus menghormati mereka yang gak berpuasa. tapi permasalahannya bukan itu kan? bukan siapa menghormati siapa, tapi mereka yang emang niat puasa ya jalanin ajalah.. mau di sebelah kamu lagi makan martabak kek, lagi minum fanta kek, lagi ngentot kek, puasa mah puasa aja. balik ke diri kamu sendiri. sebaliknya, semua orang berhak makan/minum dimanapun dia berada. itu termasuk hak mendasar manusia menurut saya. dunia emang udah mau ancur dan dipenuhi orang-orang yang gak masuk akal. tapi saya gak nyangka kalo sampe segininya. ngapain juga tempat makan yang buka harus nutupin jendela/etalasenya pake kain? supaya orang-orang yang puasa gak tergoda? trus ngapain puasa kalo gitu? kalo semua godaan dan pantangannya ditutup, ya ngapain puasa? yang puasa kan kamu, bukan orang lain.

jadi, di minggu pertama bulan puasa taun ini, saya ada di kampus, masuk ke kampus sambil ngerokok seperti biasanya. ada segerombol kakak kelas saya disana, nongkrong di depan kantin yang tutup selama bulan puasa. salah satu dari mereka bilang, "hey ini bulan puasa kok ngerokok?" padahal mereka tau saya gak puasa, dari wajah sayapun udah keliatan. yang lainnya nanggepin, "lupa ya dan?" disitu saya bingung. saya jawab, "lupa? lho, siapa yang puasa? saya kan gak puasa.." mereka cuman ketawa dan geleng-geleng kepala, beranggapan kalo kata-kata saya itu lelucon. siapa yang ngelucu ya? padahal saya serius dan jujur disitu, saya gak puasa kok, ngapain saya harus matiin rokok saya? lupa? lupa sama apa? yeah akhirnya saya pikir, mungkin mereka minta saya untuk "menghormati" mereka yang berpuasa dengan cara jangan ngerokok di depan mereka. lho? puasa mah puasa aja atuh, gak usah urusin orang lain puasa atau gak. intinya, kamu mau puasa? ya puasalah. temen kamu gak puasa? ya biarin aja atuh, terserah dia.

bulan puasa juga adalah bulan yang dipenuhi oleh para hipokrit berwajah manis. ini adalah fenomena yang gak pernah ilang dari bulan ramadhan setiap tahunnya. karena katanya ini adalah bulan suci, maka semua orang tiba-tiba berbuat baik, melakukan amal, berpuasa, bertobat, nyetel-nyetel musik relijius, beli buku-buku relijius, etc etc etc. tapi juga mereka ngelakuin apa yang moralitas mereka sebut sebagai "dosa" setelah berbuka puasa. "toh ada mandi besar", celetuk seorang teman saya. astaga! siapapun tentu saja bisa mandi besar tengah malem, sebelum sahur. dan setelah itu mereka bakal jadi suci lagi, trus puasa lagi. sekalian aja perkosa keponakan kamu sendiri dan mandi besar setelah itu! saya gak ngerti dimana berfungsinya bulan puasa. semua orang tetep jadi diri mereka yang biasanya di malam hari setelah adzan magrib sampe sahur, dan mereka jadi agen moral berwajah malaikat sejak imsak sampe magrib. bahkan ada seorang teman yang dengan bangga bercerita kalo dia dan teman-teman di komunitasnya berpuasa dan mereka minum smirnoff saat buka puasa. ya ampun. saya selalu bilang "mau nakal mah ya nakal aja atuh. kalau mau jadi anak baik, ya baik sekalian. jangan tanggung-tanggung" ke semua temen-temen saya yang puasa. ya ampun, saya tau siapa mereka, apa yang mereka lakuin, moral yang seperti apa yang mereka percaya. saya gak bilang kalo minum alkohol itu "evil" atau shoplifting itu "evil", tapi di tulisan ini, saya mau pake sudut pandang dari kacamata moral kebanyakan orang. yeah, kamu taulah mana yang baik dan mana yang gak baik dalam moral universal model gitu. atau mungkin lebih tepat lagi, saya pake kacamata moral agama, karena hal yg lag saya bicarain; puasa, adalah moment relijius. jadi, jelas kan kata agama minuman keras itu haram. zinah itu haram. mencuri itu dosa. ngegosip itu dosa. blah blah blah blah..

intinya, kamu percaya sama moral agama kamu? kamu yakin dengan mana yang baik dan mana yang buruk yang agama bilang ke kamu? kalo kamu yakin, ya jalaninnya jangan setengah-setengah lah. kalo kamu anggep dengan kamu berpuasa itu adalah amal, ya jalanin aja. kalo kamu gak percaya, ya gak usah jalanin sama sekali. tanggung. nakal ya nakal aja sekalian. mau baik, ya baik sekalian.

saya juga menyesal karena udah nyetel TV beberapa kali di bulan puasa ini. yeah sebenarnya di bulan apapun, saya selalu menyesal setelah nyalain TV. semua orang tau kalo belakangan ini lagi booming acara-acara reality show, bagi-bagi duit ke orang miskin, atau kompetisi-kompetisi ala AFI. saya ngeliat kompetisi da’i, kompetisi ngaji, semua selebritis make lagi jilbab dan kopeah mereka (seperti yang mereka lakuin setiap taun), semua orang berwajah manis di bulan ini, menjadi sok suci selama sebulan dalam bulan suci. coba kita liat apa semua ini masih ada setelah lebaran selesai? bisnis tetaplah bisnis. komodifikasi momen sakral, kok pada terima-terima aja ya?

bicara tentang komodifikasi, saya jadi pengen ngebahas tentang konsumsi gila-gilaan menjelang lebaran. saya gak ngerti kenapa harus pake baju baru saat lebaran? sepenting itukah? kenapa gak ganti gaya hidup dan cara memandang dunia aja, daripada cuman sebatas baju yang diganti? beberapa hari yang lalu saya pergi ke kota kembang seperti biasanya, untuk nukerin DVD yang jelek dan gak bisa diputer. sialnya, saya dateng kesana pada jam menjelang buka puasa. semua orang ngabuburit. karena saat itu adalah sekitar seminggu sebelum lebaran, maka kota kembang, dimana terdapat pusat pertokoan baju dan sepatu, penuh sesek sama orang-orang yang bawa gembolan-gembolan besar. semua orang belanja menggila. trotoar dan jalan dipenuhin pejalan kaki, mirip dengan setting film zombie. parkiran penuh dan tentu saja jalanan macet parah. kemarin saya nganterin temen saya dari jakarta, pergi ke satu butik yang namanya anonim. temen saya ini mau beli tas dan saya jamin pasti hasil dari uang lebaran. beberapa penjaga disana adalah teman saya juga dan mereka cerita betapa hari-hari menjelang lebaran udah mirip neraka. orang-orang dateng gak berenti-berenti. penjualan memang meningkat, hanya saja mereka terpaksa kerja lebih lama dari biasanya karena pihak manajemen mutusin utnuk buka toko lebih lama dari biasanya.

konsumsi berlebihan itu gak lebih parah daripada makan berlebihan. dia juga gak lebih parah dari minuman beralkohol. kalau seseorang udah fetish sama satu produk, dia bakal ngelakuin apapun untuk ngedapetin produk-produk tersebut, sama aja kan sama kecanduan obat-obatan? orang-orang rela kerja lebih lama sampe ambil lembur, demi dapetin HP nokia seri terbaru, misalnya. seperti saya yang pernah nyuriin duit ibu saya cuman demi dapetin mainan G.I. Joe waktu SD dulu. orang-orang rela nyuri duit orang lain demi bisa beli baju baru untuk lebaran. itulah kenapa hampir semua stasiun TV sekarang punya acara-acara relijius yang berlebihan jumlahnya. dagang. karena bisnisman manapun pasti tau, kalau momen relijius adalah saat yang paling tepat untuk ngeraup keuntungan sebesar-besarnya. sama seperti natal di negara-negara mayoritas kristen seperti amerika. mengingat mereka yang menguasai bumi saat ini adalah para korporat dan bisnisman yang punya saham di setiap jengkal tanah di bumi, maka jelaslah kenapa agama masih juga bisa bertahan di bumi setelah ribuan taun. kenapa tradisi dan ritual-ritual masih bisa bertahan, karena gak ada masa yang lebih menguntungkan dibandingkan masa-masa relijius. ribuan orang percaya dan ribuan orang pula bakal ngikutin aturan mainnya. mungkin bagi mereka, gak ada pasar yang sekuat orang-orang tradisional dan orang-orang beragama. toh KFC punya menu buka puasa yang menggiurkan.

jadi cukup beralasan kan kenapa saya muak sama bulan puasa? hampir semua orang di kiri kanan saya berwajah malaikat selama bulan puasa. hanya saja mereka gak cukup pintar untuk nyembunyiin tanduk mereka. ayolah. kalo emang kamu mau hidup seperti yang kamu suka, ngejalanin hidup supaya kamu bisa nyaman, buang semua topeng kamu, buang semua sayap malaikat dan tanduk iblismu. ancurin logika baik dan buruk, dan kamu bebas ngejalanin hidup yang kamu tentuin sendiri caranya. gak perlu lagi mikirin dosa atau pahala atau diwajibin agama kamu, buang semua itu dan mulailah dengan bikin moral baru, buat kamu sendiri. neraka dan surga itu ada hari ini. dan berada di mana kamu, semuanya tergantung sama apa yang kamu lakuin dan gak bisa diduga. kadang surga dan neraka tipis batasnya. kamu bisa berada di surga saat kamu sedang berada di perjalanan menuju neraka, dan sebaliknya. jadi, gak ada yang gak boleh. semua bebas dilakuin, selama kamu gak ngeganggu siapa-siapa, karena gak ada seorangpun yang suka diganggu. tapi sebaliknya, kalo kamu percaya moral agama, ya jalanin bener-benerlah. dan yang paling bikin saya muak adalah, mereka yang sok suci dan make pembenaran2 dari kitab suci atas "dosa" yg mereka lakuin. mancung leher orang, ngobrak-ngabrik rumah tangga orang, ngancurin kehidupan seorang gay yang masih punya mimpi, larang-larang orang nikah beda agama, dll dll dll.. uruslah urusan masing-masing, bukan urusan tetanggamu! astaga..orang-orang kenapa sih??

note: dan kalau hanya karena tulisan ini saya dipancung lehernya, maka semua itu cuman ngebuktiin kalo perang agama adalah tolol :) cukuplah israel yang terus berusaha ngerebut mesjid dan ngeklaim kalo itu bait allah yang harus dibangun lagi. mereka sama tololnya dengan ngebantai indian dan ngeklaim kalau tanah amerika milik kulit putih. cukuplah dengan perang salib, itu udah cukup tolol, sama tololnya dengan perang manapun juga yang pernah ada. cukup juga dengan adanya para jihad yang ngebantai kaum "kafir" dan "murtad", itu sama tololnya dengan hitler ngebantai siapapun yang non-aryan. yupe, dengan atau tanpa label agama, fasis tetaplah fasis. massacre is still a massacre and murder is still a murder. ngebunuh itu udah ngusik hidup seseorang, ngeganggu. siapa tau orang yg kita bunuh itu masih pengen dan sangat menikmati hidupnya?

use your head, not your fist..

jadi, untunglah, bulan puasa udah selesai. dalam beberapa minggu atau bahkan dalam beberapa hari bakal banyak orang kembali menjadi seperti sebelumnya. menjadi malaikat di depan pasangan mereka, di depan ortu mereka, dan menjadi setan di luar bersama teman-teman mainnya. banyak kopeah, baju koko dan jilbab yang kembali disimpan di dalam lemari, untuk dipake lagi di bulan puasa mendatang, mesjid-mesjid gak akan serame bulan puasa lagi, dan acara-acara TV bakal nyari objek lain untuk dijual, dan tentu saja bakal jarang terdengar lagu-lagu pop rohani di pertokoan-pertokoan. semua kembali seperti biasa.

Testimonial

Thursday, November 3rd, 2005

Artikel ini dari malesbanget.com, site ini jujur banget. biarpun kadang2 keliatan berlebihan sinis, tetapi kadang kesinisan mengungkapkan suatu sisi kehidupan yang orang ’sungkan’ untuk membukanya. enjoy it!

=========================================================================

Testimonial

Ini kayanya yang paling seneng kalo dapet. Misalnya di home Friendster kamu, ada tulisan 3 new testimonial, rasanya seneng banget…kayanya mo tau orang ngomongin apa tentang kamu. Biasanya yang bagus-bagus yang ditulis. Diawali dengan "Otong itu anaknya…." atau "What can we say about Otong…".

Testimonial ini dari segi keseriusan dan keikhlasan mengisinya, bisa dibagi jadi 4 jenis :
a. Testimonial beneran
Testimonial jenis ini yang paling banyak dan paling bagus. Si penulis memang kenal beneran dengan temannya itu dan bisa menuliskan hal hal yang berhubungan dengan si empunya friendster secara subjektiv dengan baik.

b. Testimonial manis dengan spekulasi
Diisi dengan kata-kata yang bagus, namun kadang-kadang tidak tepat, karena si penulis testimonial itu kenalnya hanya beberapa dekat saja, dan cuma menulisnya berdasarkan spekulasi atau referensi dari testimonial temannya yang lain.

c. Testimonial dengan maksud biar kalo diliat orang berasa deket
Meskipun si penulis testimonial tidak terlalu dekat sama si empunya friendster, namun dia bisa menuliskannya dengan sedemikian rupa, sehingga orang yang membaca mempunya kesan bahwa si penulis sangat dekat dengan temannya itu. Padahal dia hanya menuliskan satu kejadian tidak penting saja yang bebarengan sama si temannya itu, namun dituliskan dengan panjang lebar dan penuh basa basi.

d. Testimonial tidak penting
Belakangan banyak sekali testimonial tidak penting, misalnya yang pake tulisan gede2 yang bacanya cuman "STAY COOL!" tinggal di copy paste doang, jadi ga ada pesan tersendiri dari si pengisi testimonial. Atau juga pesan gak penting lainnya kaya "Halo tong!…eh jangan lupa cek email lo ya…".