CEO, pelayan, anak gaul rame n pendiam
Tuesday, February 27th, 2007lagi duduk2, aku liat sekelompok orang lagi berkumpul di sudut ruang yang lain. mereka rame ngobrol. memang tidak semuanya. salah satu diam aja. gak begitu banyak bicara. cuma kadang2 nimbrung aja, memberi sinyal ‘aku masih disini’. ntah berapa orang yang menangkap sinyalnya dan menyempatkan diri memberi respon.
tiba2 aku ingat kutipan "seorang CEO bisa dilihat sifat aslinya dari caranya menghadapi pelayan, seorang diri lebih murni". aku ibaratkan anak gaul rame dikumpulan sana itu seperti CEO dan yang pendiam adalah pelayan. cm sebagian kecil ‘CEO’ aja yg berusaha merespon sinyal ‘aku masih disini’ ‘pelayan’ itu, karena mereka sadar bahwa di anggap ada itu suatu kebutuhan.
lagi2 aku ingat ada yang mengatakan "adalah menarik mengamati bagaimana perlakuan orang2 ke kamu saat mereka mengira kamu tidak punya apa2 dan bodoh".
mungkin saja yang diam itu lebih rame imajinasi dan pemikirannya dan topik pembicaraan yang sedang rame itu sebetulnya biasa banget. tapi dia berusaha menghargai dengan memberi respon2 kecil, mencoba menghargai tapi justru tidak banyak yang menerima penghargaannya, hahaha dihargai kok gak mau. lucu kan kalo kita bisa liat dari sisi lain?