Archive for February, 2007

CEO, pelayan, anak gaul rame n pendiam

Tuesday, February 27th, 2007

lagi duduk2, aku liat sekelompok orang lagi berkumpul di sudut ruang yang lain. mereka rame ngobrol. memang tidak semuanya. salah satu diam aja. gak begitu banyak bicara. cuma kadang2 nimbrung aja, memberi sinyal ‘aku masih disini’. ntah berapa orang yang menangkap sinyalnya dan menyempatkan diri memberi respon.

tiba2 aku ingat kutipan "seorang CEO bisa dilihat sifat aslinya dari caranya menghadapi pelayan, seorang diri lebih murni". aku ibaratkan anak gaul rame dikumpulan sana itu seperti CEO dan yang pendiam adalah pelayan. cm sebagian kecil ‘CEO’ aja yg berusaha merespon sinyal ‘aku masih disini’ ‘pelayan’ itu, karena mereka sadar bahwa di anggap ada itu suatu kebutuhan.

lagi2 aku ingat ada yang mengatakan "adalah menarik mengamati bagaimana perlakuan orang2 ke kamu saat mereka mengira kamu tidak punya apa2 dan bodoh".
mungkin saja yang diam itu lebih rame imajinasi dan pemikirannya dan topik pembicaraan yang sedang rame itu sebetulnya biasa banget. tapi dia berusaha menghargai dengan memberi respon2 kecil, mencoba menghargai tapi justru tidak banyak yang menerima penghargaannya, hahaha dihargai kok gak mau. lucu kan kalo kita bisa liat dari sisi lain?

bukannya sombong ya…

Thursday, February 22nd, 2007

bukannya sombong ya! aku itu…

(1x, its ok, informatif dan menjadi motivasi)

bukannya sombong ya! aku tu pernah…

(2x, ok, salut deh)

ini gak bermaksud sombong ya! aku ini…

(mulai kabur ni maksudnya… gak perlu yang ke empat deh, kalo ada sih bener kamu tu gak sombong, cuma sombong sekali… :P)

orang iseng punya petisi

Tuesday, February 20th, 2007

sekitar 2 minggu lalu, saya aktif berada di rumah sakit, riwa riwi gak jelas cuma buat sang pasien merasa adanya dukungan, ayah saya sendiri masuk rumah sakit, serangan jantung, alhamdulillah sekarang dah sehat.

setelah satu minggu berada di rumah sakit, ada rasa gak enak untuk menyebut rumah sakit, setiap ada saudara maupun kenalan nanya atau telfon "oh bapak dirumah sakit", dasar ini isi kepala isinya kartun doang yang kebayang kalo denger kata ‘rumah sakit’ ialah orang pada sakit ditempat tidur berjejer-jejer diselimuti perban. hahaha. yang jelas aku mulai merasakan kok kesannya negatif ya. gak punya unsur semangat. seandainya namanya diganti ‘rumah penyehatan’ tentu lebih semangat dan mengandung doa. untuk alasan lebih lanjut bisa dilihat di: http://www.petitiononline.com/rstorp/petition.html

nah kalo anda cukup iseng untuk menanda tangani. berarti anda telah menemani keisengan saya! hadiahnya? kalo ke rumah saya nanti saya maksimalkan suguhannya. hahaha.

Sunday, February 4th, 2007

so much things to do, so little time…