Archive for May, 2007

muncul begitu saja

Tuesday, May 29th, 2007

suatu hari saya bermimpi…
mimpi itu seakan bermakna, dan saya pun terbangun karna mimpi itu.
1 tahunpun kucari arti mimpi itu. mimpi itu mengganggu, seakan menunggu untuk diterjemahkan.
1 tahun berlalu saya baru menemukan jawabannya…
dan sekarang saya merasakan dorongan yang sama kuatnya dengan keinginan untuk mencari arti mimpi itu.
yaitu, minta maaf. pada 2 orang (pasti jauh lebih banyak yah, cuma yang urgent kayaknya 2 orang itu).
yang anehnya, dari 2 orang itu hanya 1 orang yang saya tahu pasti kesalahan besarku. satu orangnya lagi, saya tidak tahu, kalo kesalahan2 kecil pasti ada, cuma bakal aneh rasanya kalo aku minta maaf, dan akhirnya diapun sama bingungnya.
"salah apa kamu", mungkin itu jawabnya.
tapi, aku, cuma melaksanakan dorongan, keinginan dalam hati, yang asalnya entah dari mana. actually, i know where it come from.

intermezzo

Wednesday, May 23rd, 2007

Kemiskinan adalah sebuah produk. Sebagian orang bilang bahwa negara yang kaya sumber minyak seolah dapat kutukan. Indonesia contohnya. Provinsi yang kaya minyak justru memiliki penduduk miskin yang tinggi. Dengan eksploitasi 1,1 juta barel per hari, Riau memasok 70% minyak Indonesia. Namun dalam daftar kemiskinan, Riau merupakan propinsi ke-13 termiskin. Sementara NAD dengan kekayaan gas dan minyak, menduduki peringkat ke-4. Propinsi Papua dan Kaltim juga masuk dalam daftar daerah miskin. Kemana larinya sumber rezeki yang meruah-ruah itu.

Tentu itu bukan kutukan. Ini merupakan produk dari suatu kebijakan. Entah apa yang ada dalam benak para penandatangan kesepakatan ekspolitasi oleh pihak asing. Kini lihat kesejahteraan perusahaan asing yang mengeksploitasi sumber-sumber minyak itu. Jangankan para pemiliknya, pegawainya saja hidup di atas kecukupan. Dalam waktu satu tahun bekerja, rumah yang nyaman pun bisa dimiliki. Lantas perhatikan pula di haji plus, sebagian besar pasangan muda yang pergi haji merupakan karyawan perusahaan minyak.

Mereka yang bekerja jelas tak salah. Jika minyak itu untuk kesejahteraan bangsa, bukankah kondisi fakir miskin tak melarat-larat amat. Yang tengah kita gugat, kebijakan macam apa yang dihasilkan. Perhatikan saham-saham pemerintah di berbagai perusahaan minyak asing. Karena minoritas, pemerintah Indonesia kelabakan saat PIM (Pupuk Iskandar Muda) dan Asian Fertilizer megap-megap tak dapat pasokan gas. Kabarnya dua perusahaan di Lhokseumawe NAD ini akan dilego pemerintah. Tahukah siapa calon pembeli kuatnya? Ternyata perusahaan asing yang harusnya bertanggung jawab atas pasokan gas pada dua perusahaan itu.

ngomong di telfon

Sunday, May 20th, 2007

kadang2 bosan…
pengennya to the point aja…

stop pemujaan terhadap orang tua! mereka manusia juga!

Friday, May 18th, 2007

pak buk, belum sukses nih…
andai aku bisa bilang itu tanpa beban…
bukan muka kecewa yang ingin aku liat.
akupun sama kecewanya
kenapa tidak bilang "nanti akan tiba saatnya nak"
dukungan lebih diperlukan
daripada menasehati, alih2 ingin mengatakan secara tidak langsung "benerkan bapak ibu bilang"
mereka manusia juga…
coba mereka menurunkan gengsinya sebagai orang tua…
mau untuk kembali belajar. apa yang tertinggal dimasa muda.
buku2 yang aku kagumi, yang akupun ingin mereka baca.
sampai saat ini cuma tergeletak begitu saja
"sibuk"
padahal itu investasi, untuk perubahan dimasa depan.
kalo sekedar sibuk.
bisa2 cuma terjebak dikesibukan yang sama bertahun2…
jasa mereka banyak sekali…
tapi jangan puja mereka.
pujalah dirimu sendiri dan penciptamu.
pak bu. terima kasih.
cukup sampai disini aku memandang dunia dengan kacamata kalian
aku sudah punya kacamata sendiri…

berani ekspresi

Tuesday, May 8th, 2007

siapapun yang pasang iklan itu, siapapun yang mengusulkan itu dipasang, orang itu pasti BERANI EKSPRESI. lebih maju dari pada saya yang cuma bisa berpikir dan menyimpan untuk diri sendiri… karena saat curhat yang sering dikatakan padaku adalah "ah itu perasaanmu saja". iklan itu bertuliskan "TIADA CELA BERBAHASA INDONESIA". terpasang dibundaran aloha sebelah kiri jalan dari arah sidoarjo surabaya ke arah utara. siapapun yang bertanggung jawab, U MY HERO!